POLINOMIAL
Polinomial adalah (suku banyak) merupakan bentuk suku-suku yang banyaknya terhingga dan tersusun atas peubah/variable dan konstanta. Operasi yang berlaku pada polinom hanyalah penjumlahan, pengurangan, perkalian, serta pangkat bilangan bulat tidak negatif.
Cara mencari nilai polinomial ada 2 cara yaitu :
1) Teori Subtitusi
2) Teori Horner
Contoh soal :
1) Teori Subtitusi
f (x) = 5x^9 + 3x^8 - 2x^6 + 6x + 2
f (x) = 5(1)^9 + 3(1)^8 - 2(1)^6 + 6(1) + 2
= -5 + 3 - 2 + 6 + 2
= 8
2) Teori Horner
f (x) = x^3 - 7x^2 + 4x + 50
Maka bentuk hornernya adalah seperti di bawah ini :
Sehingga menghasilkan nilai polinomial 26
Operasi penjumlahan dan pengurangan Polinomial
Operasi penjumlahan dan pengurangan dalam polinomial memiliki prinsip yang sama yaitu menjumlahkan atau mengurangi suku-suku sejenis , yaitu suku-suku dengan pamgkat peubah sama .
Contoh soal :
f(x) = x^3 + 5x^2 - 3x + 7
g(x) = 3x^2 + 4x - 5
Tentukan f(x) + g(x)
= (x^3 + 5x^2 - 3x + 7) + (3x^2 + 4x - 5)
= x^3 + 8x^2 + x + 2
Tentukan f(x) - g(x)
= (x^3 + 5x^2 - 3x + 7) - (x^2 + 5x - 9)
= x^3 + 4x^2 - 10x + 16
Operasi perkalian Polinomial
Operasi perkalian pada polinomial menggunakan sifat distributif , yaitu (a+b) (c+d) = ac+ad+bc+bd .
Contoh soal
f(x) = 2x^3 + x - 2
g(x) = 2x - 1
Tentukan f(x) . g(x)
= (2x^3 + x - 2) . (2x - 1)
= 4x^4 - 2x^3 + 2x^2 - x - 4x + 2
= 4x^4 - 2x^3 + 2x^2 - 5x + 2
Algoritma pembagian Polinomial
f(x) = p(x).h(x)+s(x)
Dimana f(x) = Fungsi Polinomial
p(x) = Pembagi Polinomial
h(x) = Hasil bagi Polinomial
s(x) = Sisa bagi Polinomial
Pada algoritma pembagian ini menggunakan 2 cara , yaitu dengan :
1) Cara Pembagian Bersusun
2) Teori Horner
Contoh soal
1) Menggunakan pembagian bersusun
f(x) = x^3 - 7x^2 + 4x + 50 ÷ x - 3
Maka algoritma pembagian nya adalah
f(x) = (x - 3) . (x^2 - 4x - 8) + 26
2) Menggunakan teorema Horner
Teorema sisa
Teorema sisa 1
Pernyataan yang harus di buktikan jika suku banyak f(x) dibagi x-k , maka akan bersisa f(k) .
Contoh soal :
f(x) = 4x^2 + 3x + 2
= 4 (3)^2 + 3 (3) + 2
= 36 + 9 + 2
= 47
Teorema sisa 2
Jika suku banyak f(x) dibagi ax-b , maka akan bersisa f .
Contoh soal :
f(x) = 3x^2 + x + 5 ÷ 2x-1
= ax-b = 0
= 2x-1 = 0
= 2x = 1
= x = 1/2
f(x) = 3x^2 + x + 5
f (1/2) = 3(1/2)^2 + 1/2 + + 5
= 3 (1/4) + 11/2
= 3/4 + 11/2
= 25/4
Teorema sisa 3
Jika suku banyak f(x) dibagi (x-a) (x-b) , maka sisanya adalah p(x)+q dimana f(a) = p(a) + q dan f(b) = p(b) + q
Contoh soal :
f(x) = x^3 + 4x + 2 ÷ x^2 - 5x + 6
x^2 - 5x + 6
(x-2) (x-3)
a = 2 b = 3
f(x) = x^3 + 4x + 2
f (a) = a^3 + 4a + 2
f(2) = 2^3 + 4 (2) + 2
= 8 + 8 + 2
f (2) = 18
f(b) = b^3 + 4b + 2
f(3) = 3^3 + 4(3) + 2
= 27 + 12 + 2
= 41
f(a) = p(a) + q
18 = p(18) + q
18p + q = 18
f(b) = p(b) + q
41 = p(41) + q
41p + q = 41
18p + q = 18
41p + q = 41 -
-23p = -23
p = 1
18p + q = 18
18 (1) + q = 18
q = 18-18
q = 0
Jadi , sisa pembagiannya adalah px + q
Teorema faktor
Jika suatu algoritma pembagian diuraikan suatu sisa bernilai 0 maka itulah faktornya .
Contoh 1
Diketahui suku banyak F(x) = x3 – 4x2 + x + p mempunyai faktor (x – 2). Tentukan nilai p.
Jawab:
Diketahui x – 2 merupakan faktor dari F(x), maka F(2) = 0.
F(x) = x3 – 4x2 + x + p
F(2) = 0
23 – 4.22 + 2 + p = 0
8 – 16 + 2 + p = 0
-6 + p = 0
P = 6




Komentar
Posting Komentar